Friday, July 23, 2010

Eclipse (Movie critics_

The Twilight Saga: Eclipse

July 23rd, 2010 | 14:16 by


Slade Bring Back Twilight Saga�s Fangs

Pertama-tama perlu ditegaskan bahwa apa yang akan disampaikan di sini bukanlah suatu bentuk pemihakan terhadap satu kubu, namun semata-mata hanya dikarenakan memang inilah murni penilaian yang pantas diberikan. Perlu diketahui, penulis sudah membaca habis seri novel saga ini.
Seperti halnya yang dialami Chris Weitz, gerak –gerik proses pengangkatan David Slade juga langsung dihujani perhatian baik dari kubu pecinta maupun pembenci saga ini. Terlebih setelah reputasi baik saga Twilight, menurun drastis ketika New Moon garapan Weitz menuai banyak cercaan karena dinilai buruk, membuat mau tidak mau beban yang harus diemban oleh Slade tergolong berat.


Hal ini agaknya disadari benar oleh Slade, bahwa meski menyajikan kisah roman bersalutkan fantasi horor, kekuatan dari saga ini terletak pada konflik cinta segitiga dan emosi tiga tokoh sentralnya yakni Edward – Bella – Jacob. Maka, meski di babak ketiga ini peranan lebih besar dari para tokoh-tokoh lain mulai terungkap, Slade tetap memfokuskan jalinan kisah pada tiga tokoh utamanya, terlebih perkembangan cerita mendukungnya untuk memungkinkan hal ini.
Meski masih banyak adegan dialog dan kurang lebih 15 menit pertama, setelah adegan pembuka cerita tergolong lambat, untungnya Slade tidak terjebak gaya Weitz dalam New Moon, hingga setidaknya kisah yang bergulir masih lebih enak dinikmati. Meski masih terlihat kesan terburu-buru, namun setidaknya berhasil agak menghindarkan Slade menjadikan Eclipse menjemukan, seperti halnya New Moon.


Dari segi detail, Eclipse layak mendapatkan nilai plus, di mana selain banyak unsur penting dalam novelnya berhasil dihadirkan Slade, biarpun hadir hanya dalam durasi yang singkat, sang sineas juga mau meluangkan porsi untuk adegan-adegan flashback (untuk masa lalu beberapa karakter). Ia juga memberi porsi cukup signifikan untuk para pemain pendukung saga ini untuk bisa turut ‘bersinar’. Bahkan kalau boleh jujur, penampilan para pendukung ini berhasil sedikit memberi ‘warna segar ’. Khususnya untuk peran Victoria, penampilan Bryce Dallas-Howard sebagai subtutitor Lafevre di babak ketiga ini seperti menunjukkan bahwa Summit mengambil keputusan yang tepat, di mana kalau boleh berprediksi, besar kemungkinan Lafevre bakal terlihat kaku jika harus menampilkan sosok Victoria yang emosinya lebih tereksplor dan manipulatif, di babak ini.


Dari porsi aksi, apa yang disajikan Slade juga tidak mengecewakan, meski masih berada di bawah 30 Days of Night, karya besutannya yang lain. Adegan laga yang ada, meski sama sekali tidak ‘berdarah’ bisa dibilang cukup brutal.


Sedangkan dari segi akting para pemainnya dalam menghidupkan karakter yang mereka wakili, meski bila dinilai perseorangan masih belum bisa dikatakan sudah membaik (bahkan hingga ¾ durasi karakter Bella yang dimainkan Stewart berbeda jauh dengan karakter Bella yang ia mainkan di dua film sebelumnya, seperti mengindikasikan Stewart kehilangan kontinuitas karakter Bella yang sudah ia bentuk sebelumnya) namun bila diukur dari segi chemistry, ketiga pelaku utama saga ini bisa dikatakan berhasil, yang membuat khalayak bisa melihat rivalitas dan perkembangan kisah cinta segitiga pelik yang dialami para tokohnya, yang mencapai klimaksnya dalam adegan di dalam tenda yang agaknya bakal menjadi adegan yang sulit dilupakan.


Lumayan terpuaskan, walaupun harus diakui masih banyak kekurangan yang ada di dalamnya, itulah kesan yang didapat. Hasilnya, secara keseluruhan, meski harus diakui dari perkembangan plot cerita saga ini masih bakal menjadi sasaran tembak para pembenci saga ini, namun setidaknya kerja keras Slade di sini agaknya bisa sedikit mengobati kekecewaan para Twi-hards pada New Moon. Bahkan, rasanya kalangan awam yang mengikuti saga ini malahan bakal lebih mudah terpuaskan.

Sumber megindo.net

Rurouni Kenshin Live Action Movie In Production

Rurouni Kenshin Live Action Movie In Production
Friday, 16 July 2010

Aktor Jepang Takeru Sato yang namanya paling dikenal lewat penampilannya dalam berbagai dorama serta pemeran utama serial tokusatsu Kamen Rider Den-0 dirumorkan bakal memerankan tokoh anime populer Kenshin Himura dalam proyek film layar lebar live action kisah hit keluaran Shonen Jump; Rurouni Kenshin, yang kabarnya tengah dikembangkan salah satu studio film besar di negeri matahari terbit tersebut, menurut bocoran sebuah sumber rahasia yang terkait dengan proyek film live action ini. Sebagai informasi, Sato sebelumnya terpilih untuk memerankan sosok Koyuki dari kisah BECK, di versi live actionnya.
Sumber [Loena-tiC/ megindo.net]

Nicholas Cage will return to Ghost Rider 2

Nicholas Cage will return to Ghost Rider 2
Friday, 16 July 2010

Kepastian akan dibuatnya sekuel Ghost Rider 2 sudah dipastikan akan terealisasi. Hal ini didukung dengan adanya pernyataan dari mulut pemeran Johnny Blaze; Nicolas Cage, sendiri bahwa ia telah menandatangani kontrak untuk menggarap sekuelnya. Dalam film yang menurut kabarnya memakai judul Ghost Rider: Spirit of Vengeance ini akan memakai jasa sutradara film Crank (2006) Mark Neveldine dan Brian Taylor.


Di film pertamanya, sutradara Mark Steven Johnson dinilai kurang berhasil mengangkat film ini karena dari biaya produksi yang cukup tinggi sekitar US$ 110 juta, pendapatan film ini hanya menyentuh angka US$ 228,738,393 saja. Dengan jaminan nama Neveldine dan Taylor, banyak orang berekspetasi akan film ini.

sumber [b-joeL] megindo.net

"Inception" Dominates Box Office with $60 Million

"Inception" Dominates Box Office with $60 Million
Monday, 19 July 2010

Di minggu pertama penayangan Inception garapan Nolan; film ini sudah meraup keuntungan sekitar US$ 60 juta, itu baru dari penayangan di Amerika saja. Bukan tidak mungkin bila film yang menghabiskan dana sekitar US$ 160 juta ini bisa mendapat keuntungan di atas angka ini lewat penayangan domestik saja. Tetapi raihan ini masih jauh bila dibandingkan dengan TDK yang minggu pertamanya saja sudah meraup keuntungan hingga kisaran US$ 158 juta.

Tetapi dengan ini terbukti bahwa Nolan berhasil menghadirkan sebuah film yang berkualitas ditambh dengan penampilan Leo DiCaprio yang menurutnya luar biasa. Nolan pun sempat mengungkapkan keinginannya untuk meneruskan kerjasamanya bersama Leo di beberapa proyek yang akan datang.

Sumber [b-joeL] megindo.net

Nickelodeon Greenlights The Legend of Korra

Nickelodeon Greenlights The Legend of Korra
Friday, 23 July 2010

Nickelodeon akhirnya menyetujui proyek serial animasi The Legend of Korra, spin-off dari serial animasi unggulan mereka terdahulu; Avatar: The Last Airbender. Proyek terbaru ini tetap ditangani oleh kreator serial orisinilnya; Michael DiMartino dan Bryan Konietzko.

Korra akan bersetingkan 70 tahun setelah Avatar Aang mengalahkan Ozai, di mana kisahnya akan fokus ke seorang gadis remaja bengal bernama Korra dari Water Tribe yang merupakan Avatar berikutnya. Dipilihnya karakter wanita sebagai tokoh utama diharapkan dapat menjaring para penonton bergender yang sama dengan tokoh utama lebih banyak lagi, yang terasa sedikit aneh karena biasanya wanita akan menggemari karakter laki-laki. Presiden Nickelodeon; Brown Johnson, menyatkan bahwa avatar baru ini tidak hanya seorang gadis yang emosiaonal, mandiri, dan siap terlibat dalam permasalahan dunia. Belum ada keterangan lebih lanjut terkait kapan serial animasi terbaru ini mulai ditayangkan.

Sumber [Raflein / megindo.net]

Thursday, July 22, 2010

The Last Airbender | Movie 2010


Tahun 2010..!!!! Di tahun ini, yang saya tunggu salah satunya adalah Film Avatar the Movie, yang berjudul The Last Airbender. Saya menunggu ini dari Juli 2008, semenjak endingnya Seri Avatar:The Last Airbender atau yang dikenal Avatar The Legend of Aang di Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa halaman yang saya buat, yang ada kaitan dengan Avatar waktu itu, karena terlalu nge fans.
http://zutarians.webs.com/
http://profiles.friendster.com/91701890
http://profiles.friendster.com/96532862
http://profiles.friendster.com/96078311

OK langsung saja kembali ke judul. Avatar akan release Film pertamanya tahun ini, untuk di Indonesia tanggal 21 Juli 2010. Terus gimana yang diluar negeri ? Bermacam-macam, sobat bisa lihat jadwal selengkapnya di http://www.thelastairbendermovie.com/intl/releasedates/

Meski karakter pada seri kartunnya Asia banget, tapi yang memainkan film ini bukan Asia, melainkan orang-orang barat. Karena memang Avatar: The Last Airbender di produksi dari Amerika. Di bawah ini Trailernya jika sobat pengen lihat

Pertama kali saya lihat trailer tersebut, saya sempat mengira itu Zuko karena berjubah merah. Namun ternnyata itu Aang. Menurut saya, film ini akan menjadi banyak incaran orang-orang yang hobby nonton pada tahun ini, terutama yang tahu cerita seri kartun Avatar : The Last Airbender dari awal samapi akhir.

Yang jelas, film ini pasti seru, karena cerita mengenai peperangan. Film action seperti ini sangat bagus, kita biasanya setelah menonton film action merasa menjadi hebat. Sama seperti ketika saya nonton seri kartunnya, saya merasa kalau saya lah seorang Avatar. wkwkwk~ membangkitkan semangat juga.

Bayangkan, mereka membuat saja tidak sembarangan, butuh waktu kurang lebih 1,5 tahun. Tapi saya bingung, film Indonesia terkadang hanya -1 bulan membuatnya. Tapi gakpapalah, itu urusan mereka. Toh kita punya selera yang berbeda.

Kalau saya sendiri, tidak suka nonton horor, cinta-cinta. Bosen.!!! Berbagai macam caralah, ada yang horor ditambah adegan vulgar, sangat gak menarik minat saya.

Oh ya, ini di bawah beberapa foto/gambar Avatar : The Last Airbender Movie baik Screenshot dari film tersebut ataupun kondisi pada saat syuting yang saya ambil dari www.lastairbenderfans.com

Saturday, July 17, 2010

L/Ryuzaki (Death Note)


L Lawliet (エル ローライト, Eru Rōraito?), [3] universal dikenal dengan huruf L (エル, Eru?), Adalah tokoh fiktif dalam manga, anime dan film seri Death Catatan oleh Tsugumi Ohba. Dalam storyline, L adalah detektif dianggap terbesar di dunia, yang identitasnya masih belum diketahui sebelum cerita ini terjadi karena dia tidak pernah menampakkan diri kepada publik. L mengambil kasus Kira untuk menemukan pembunuh tituler mampu membunuh orang yang namanya tertulis di Death Note. Dia bertemu Kira, seorang remaja bernama Yagami Light, dan menjadi bertekad untuk menghukumnya. Karakter L diperankan oleh Kappei Yamaguchi di anime dan Kenichi Matsuyama di film Death Note live-action, Death Note: The Last Name dan L: Mengubah Dunia. Dia disuarakan oleh Alessandro Juliani di Inggris versi kedua anime dan film aksi hidup.

Dirancang oleh Takeshi Obata, L'karakter diciptakan untuk menjadi deuteragonist dan antagonis Light dengan penampilan kontras Light's meskipun selama akting cemerlang pertamanya ia dimaksudkan untuk menjadi pria tampan. Sejak diperkenalkan di seri, L telah menerima pujian oleh publikasi dari manga dan anime dengan sebagian besar dari mereka mengomentari kepribadiannya. Matsudas gambaran tentang L juga bekerja sebagai aktor Jiliani suara bahasa Inggris-nya juga telah menjadi subyek tinjauan.